Analisis keterikatan kerja dan retensi sumberdaya manusia melalui manjamen karir di lembaga pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.24036/jecco.v5i4.910Keywords:
manajemen karir, keterikatan kerja, lembaga pendidikan IslamAbstract
Sumber daya manusia (SDM) memainkan peran penting dalam menentukan kualitas dan kelangsungan lembaga pendidikan Islam. Namun, banyak lembaga menghadapi tantangan berupa keterlibatan pekerja yang rendah, pergantian tenaga pengajar yang sering terjadi, serta belum adanya sistem manajemen karier yang jelas dan adil. Kondisi seperti ini mengganggu stabilitas organisasi, kualitas pembelajaran, dan pencapaian tujuan pendidikan Islam. Artikel ini membahas secara konseptual hubungan antara keterlibatan pekerja, retensi SDM, dan perancangan sistem manajemen karier melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pekerja yang tinggi akan meningkatkan loyalitas, kinerja, dan komitmen para tenaga pendidik. Retensi SDM dapat diperkuat dengan lingkungan kerja yang nyaman, penghargaan yang adil, gaya kepemimpinan yang partisipatif, serta pengembangan profesional yang berkelanjutan. Selain itu, sistem manajemen karier yang transparan dan memiliki dasar nilai-nilai Islam seperti amanah, keadilan, dan profesionalisme, dapat meningkatkan semangat kerja dan memberikan kepastian dalam pengembangan karier. Dengan mengelola SDM secara terpadu dan Islami, lembaga pendidikan Islam dapat menciptakan tenaga pendidik yang profesional serta memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat.
References
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands–Resources Model: State of the Art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Pearson Education.
Kahn, W. A. (1990). Psychological Conditions of Personal Engagement and Disengagement at Work. Academy of Management Journal, 33(4), 692–724. https://doi.org/10.5465/256287
Lockwood, N. R. (2007). Leveraging Employee Engagement for Competitive Advantage: HR’s Strategic Role. HR Magazine, 52(3), 1–11.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.
Muhaimin. (2015). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, A. (2016). Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Rivai, V. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Boston: Pearson Education.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job Demands, Job Resources, and Their Relationship with Burnout and Engagement: A Multi-Sample Study. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.
