Analisis perubahan komunikasi masyarakat pasca bencana tanah longsor dari perspektif Difusi Inovasi

Authors

  • Radithya Herlyansyah Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka
  • Nurdin Sibaweh Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka

DOI:

https://doi.org/10.24036/jecco.v5i4.934

Keywords:

teori difusi inovasi, kampung bencana, kampung Cisarua

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan komunikasi masyarakat di Kampung Cisarua, Desa Purasari/Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pasca bencana tanah longsor pada November 2023. Dengan menggunakan teori Difusi Inovasi, penelitian ini memetakan empat elemen utama, yaitu inovasi, saluran komunikasi, waktu difusi, dan sistem sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data pemberitaan daring, dokumentasi, observasi awal, dan informasi lapangan melalui perangkat desa serta relawan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana menjadi titik balik yang mendorong masyarakat mengadopsi inovasi komunikasi darurat berupa penggunaan pesan cepat, dokumentasi digital, koordinasi dengan lembaga bencana, serta pembentukan jalur informasi formal dan informal. Difusi inovasi berlangsung secara bertahap, mulai dari fase pengetahuan dan penyelamatan pada hari pertama hingga integrasi komunikasi rutin untuk pemulihan dan mitigasi longsor susulan pada minggu berikutnya. Sistem sosial berupa solidaritas warga, peran tokoh lokal, dan keterlibatan lembaga eksternal menjadi faktor kunci dalam mempercepat adopsi dan keberlangsungan inovasi komunikasi. Dengan demikian, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga instrumen keselamatan sosial dan manajemen risiko pasca bencana.

References

Berger, L. D. W. (2011). The Diffusion of Innovation. CHIPS The Department of Navy’s Information Technology Magazine.

Diskominfo Kabupaten Bogor. (2024). PROFIL DESA PURASARI. Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo. https://bestie.bogorkab.go.id/profilwilayah.php?cKec=14&cKel=51&cdx=2838023a778dfaecdc212708f721b788

Mahendra, R. adha. (2023). Banjir-Longsor Terjang Leuwiliang Bogor, Akses Jalan Kampung Cisarua Tertutup. DetikNews.

Meidina, A. P., & Murfi, A. (2024). Environmental communication and disaster mitigation by mobile application and website. Jurnal Kajian Komunikasi, 12(1), 60–79. https://doi.org/10.24198/jkk.v12i1.53996

Rifai, A. I., Prasetijo, J., Isradi, M., Sari, Y. A., & Zolkipli, M. F. (2025). Flood and landslide exposure awareness for mitigation of road network performance: a community-based approach. Sinergi (Indonesia), 29(2), 411–422. https://doi.org/10.22441/sinergi.2025.2.012

Rogers, E. M. (1983). DIFFUSION OF INNOVATIONS. In A Division of Macmillan Publishing Co., Inc (Third). A Division of Macmillan Publishing Co., Inc. https://doi.org/10.4337/9781035317189.ch157

Rozak, A., Mahfudz, M., Restendy, M. S., Sahlan, M., Faiz, A. Z., & Hakim, L. (2023). Disaster Mitigation Communication Patterns: Case Studies in Natural Disaster Vulnerable Communities in Kulon Progo Regency. Jurnal Komunikasi, 15(2), 455–468. https://doi.org/10.24912/jk.v15i2.25477

Widayati, D., Rachmania, D., Almira Hutami, N., & Mukhtar, M. (2025). Emergency Preparedness Planning and Its Effect on Landslide Disaster Readiness: a Community-Based Study. Indonesian Journal of Community Health Nursing, 10(2), 43–49. https://doi.org/10.20473/ijchn.v10i2.71949

Wurster, F., Di Gion, P., Goldberg, N., Hautsch, V., Hefter, K., Herrmann, C., Langebartels, G., Pfaff, H., & Karbach, U. (2024). Roger’s diffusion of innovations theory and the adoption of a patient portal’s digital anamnesis collection tool: study protocol for the MAiBest project. Implementation Science Communications, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s43058-024-00614-8

Zilziani, A., & Rahmawati, D. (2022). Communication Behavior in the Transition to Endemic Phase Perilaku Komunikasi Di Fase Transisi Menuju. 11(1). https://doi.org/10.21070/kanal.v11i1.1695

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Herlyansyah, R., & Sibaweh, N. (2026). Analisis perubahan komunikasi masyarakat pasca bencana tanah longsor dari perspektif Difusi Inovasi. Journal of Education, Cultural and Politics , 5(4), 895–908. https://doi.org/10.24036/jecco.v5i4.934