Perkembangan Pendidikan Suku Anak Dalam di Provinsi Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.24036/jecco.v6i3.1059Keywords:
indigenous community, educational sustainability, Suku Anak DalamAbstract
The educational continuity of the Suku Anak Dalam community continues to face challenges related to access, economic conditions, family support, and educational facilities. This study aims to analyze the educational development of the Suku Anak Dalam community in Muara Tiku Village, Musi Rawas Utara Regency, and the conditions influencing its continuity. A descriptive qualitative approach was employed. Informants were purposively selected from the Social Affairs Office, Education Office, village authorities, customary leaders, teachers, parents, and members of the Suku Anak Dalam community. Data were collected through observation, in depth interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings show that 17 Suku Anak Dalam students were recorded in 2021, while the 2025 educational mapping identified 55 community members across different educational levels and attainment statuses, from kindergarten to higher education, including seven university graduates and two active university students. This development reflects a changing family orientation toward education as a means of improving quality of life and social mobility. Educational continuity is influenced by learning motivation, family support, economic conditions, educational facilities, government support, and the social environment. Family support emerged as a central condition in sustaining children's educational participation.
References
Arsa, D., Atmazaki, & Juita, N. (2019). Literasi awal pada anak usia dini Suku Anak Dalam Dharmasraya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 127–136. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.159
Cantika, V. M., Hernawan, A. H., & Dewi, L. (2024). Pendidikan masyarakat adat dalam kerangka kurikulum Indonesia. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 682–690. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1600
Devial, L., & Ikhwan, I. (2021). Perubahan sosial dan perspektif AGIL Talcott Parsons. Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 4(1), 77–89.
Firdaus, F., Hidayatullah, A., & Wardiman. (2019). Dampak pendidikan terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat desa terpencil (Studi di masyarakat Desa Sai Kabupaten Bima). Komunikasi dan Kebudayaan, 6(2), 26–43.
Hastigerina Ananda, F. (2023). Dampak program CSR pendidikan anak SAD (Suku Anak Dalam) binaan PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang: Analisis social return on investment (SROI). Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 206–214. https://doi.org/10.30872/ls.v4i1.2309
Hikmah Syafiulia, S., Mahendra Wasita Aji, S., & Salsabiltisa De Side,
J. (2025). Integrating indigenous learning through an ethnopedagogical perspective in elementary schools: A systematic literature review. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 27–36. https://doi.org/10.26740/eds.v9n1.p27-36
Maria Anjaryani, A., & Noor Edwina, T. (2020). Motivasi belajar pada siswa asli Papua terhadap implementasi pendidikan karakter. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 120–125. https://doi.org/10.31316/g.couns.v4i1.460
Mashuri, M., Jailani, M. S., & Isma, A. (2024). Perubahan sosial dan pendidikan. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 692–701. https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i2.1299
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Novika Sari, W., Montessori, M., Ananda, A., & Muchtar, H. (2024). Motivasi Suku Anak Dalam untuk mendapatkan pendidikan. Journal of Education, Cultural and Politics, 4(2), 287–298. https://doi.org/10.24036/jecco.v4i2.487
Nurwahyuliningsih, E., Nulhaqim, S. A., & Rachim, H. A. (2022). Pemberdayaan komunitas adat terpencil Suku Anak Dalam melalui program pendidikan. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan dan Hubungan Internasional, 59–64.
Statistik Pendidikan Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. Statistik, B. P. (2023).
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharti, S. (2021). Pendidikan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup Suku Anak Dalam. Jurnal Ilmiah Edukasia, 1(1), 73–79.
UNESCO. (2021). Global education monitoring report 2021: Inclusion and education—All means all. UNESCO.
Yelianti, U., Fitri, A. D., Mulawarman, M., & Zulfanety, Z. (2021). Pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD) melalui peningkatan kualitas pendidikan informal dalam pencegahan pandemi Covid-19 di Desa Nyogan Kecamatan Mestong Kabupaten Muara Jambi. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(3), 412–419. https://doi.org/10.22437/jkam.v4i3.11556
