Analisis pemenuhan hak pendidikan anak didik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak

Authors

  • Annisa Saputri Universitas Mataram
  • Sawaludin Sawaludin Universitas Mataram
  • Bagdawansyah Alqadri Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.24036/jecco.v6i2.1008

Keywords:

learning outcome, STAD learning model, AKTE media

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the fulfillment of the educational rights of Correctional Students at LPKA Class II Central Lombok, including driving and inhibiting factors, as well as the efforts undertaken by the in stitution. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research results show that the fulfillment of the right to education is carried out through formal and non-formal education paths. Formal education is conducted through cooperation with SD-SMP Satu Atap 02 Batukliang and SMA Negeri 1 Batukliang Utara, while non-formal education is implemented through PKBM Andikpas with Paket A, Paket B, and Paket C programs as well as skills development. Encouraging factors include institutional policies and commitments, institutional support, and cooperation with external parties. Inhibiting factors include administrative obstacles, lack of family support, limited educational personnel, and children's characteristic conditions. The institution's efforts include coordination with schools and families, facilitating distance learning, and adjustments to education paths. The study concludes that the fulfillment of the right to education has been carried out, but there is still a need to strengthen resources and administration.

References

AF, M. A., Nurfadilah, K., & Hilman, C. (2022). Pendidikan luar sekolah dalam kerangka pendidikan sepanjang hayat. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(2), 90-95.

Creswell, J. (2003). Research design: Qualitative, quantitative and mixed methods. Sage Publications..

Haling, S., Halim, P., Badruddin, S., & Djanggih, H. (2018). Perlindungan hak asasi anak jalanan dalam bidang pendidikan menurut hukum nasional dan konvensi internasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(2), 361-378.

Haslan, M., Septiana, E., & Hidayat, K. A. (2023). Penyuluhan Tentang Dampak Negatif Globalisasi Terhadap Perilaku Siswa di SMK Negeri 6 Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 196-199.

Munaroh, N. L. (2024). Asesmen dalam pendidikan: Memahami konsep, fungsi dan penerapannya. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 281-297.

Shofiyuddin, M., Yuliatin, Y., Alqadri, B., & Rispawati, R. (2022). Implementasi Program Pembinaan Kepribadian Untuk Anak Didik Pemasyarakatan. Manazhim, 4(2), 397-410.

Syaadah, R., Ary, M. H. A. A., Silitonga, N., & Rangkuty, S. F. (2022). Pendidikan formal, Pendidikan non formal Dan Pendidikan informal. Pema, 2(2), 125-131.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (Indonesia).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Indonesia).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan (Indonesia).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak

Apriliani, W., & Rispawati, H. Y. Pelaksanaan Hak Pendidikan Bagi Anak Korban Kekerasan Seksual (Studi Di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) PARAMITA MATARAM).

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Saputri, A., Sawaludin, S., & Alqadri, B. (2026). Analisis pemenuhan hak pendidikan anak didik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak. Journal of Education, Cultural and Politics , 6(2), 470–477. https://doi.org/10.24036/jecco.v6i2.1008