Pendidikan Pancasila sebagai wahana Pendidikan Politik di organisasi kesiswaan
DOI:
https://doi.org/10.24036/jecco.v6i1.963Keywords:
Pancasila education, Political education, democratic attitude, student participationAbstract
Pancasila Education plays a strategic role as a vehicle for political education in shaping democratic attitudes and enhancing student participation within the school environment. This study aims to analyze how Pancasila Education contributes to fostering democratic attitudes and student participation in school organizations, specifically the Student Council (OSIS) at SMAN 1 Batusangkar. The method used is a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and a preliminary survey of students active in the organization. The results of the study indicate that although students have understood the concept of democracy theoretically, its implementation in organizational activities remains suboptimal. This is evident from the dominance of the core executive members in decision-making, students’ participation that tends to be passive, and members’ involvement that is still limited to the implementation stage of activities. This situation indicates that democratic values have not yet been fully internalized in organizational practices. Therefore, more contextual learning innovations and evaluations that focus not only on cognitive aspects but also on affective and psychomotor aspects are needed so that Pancasila Education can function more effectively as political education.
References
Antari, L. P. S. (2020). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan kewarganegaraan sebagai upaya membangun karakter siswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 45–53.
Chamim, A. I. (2003). Pendidikan kewarganegaraan menuju kehidupan demokratis. Yogyakarta: LP3 UMY.
Ditjen Dikti. (2016). Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Gobel, S., Yunus, R., & Mahmud, A. (2021). Penguatan pendidikan politik melalui kegiatan organisasi siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 45–54.
Hamisa, W., & Murdiyono, M. (2018). Peran PKn sebagai pendidikan politik dalam membangun sikap demokratis dan partisipasi siswa dalam organisasi di SMA. Jurnal Civics, 15(1), 1–10.
Ibda, H. (2012). Pendidikan karakter melalui pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 27(2), 89–98.
Kerr, D. (1999). Citizenship education: An international comparison. London: Qualifications and Curriculum Authority (QCA).
Margono. (2012). Pendidikan Pancasila sebagai dasar pembentukan karakter bangsa. Jakarta: Rineka Cipta.
Nisa, K., & Nasiwan. (2018). Implementasi pembelajaran interaktif dalam menanamkan nilai demokrasi pada peserta didik. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(2), 112–120.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter siswa. Jurnal Basicedu, 5(6), 6349–6356.
Presiden Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta.
Rohman, A. (2020). Penerapan metode diskusi dalam meningkatkan nilai demokrasi siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(1), 33–41
Setiawati, E., dkk. (2024). Implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 15–25.
Shalihudin, F., & Hermanto, F. (2021). Peran pendidikan politik dalam membangun sikap demokratis siswa melalui organisasi siswa intra sekolah di SMP Negeri 22 Semarang. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 120–130.
Sigit, D. (2019). Penerapan metode inkuiri dalam meningkatkan sikap demokratis siswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 78–86.
Sinaga, A., dkk. (2024). Peran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan, 10(1), 55–64.
Smith, A. (2015). Teaching democracy through active learning strategies. New York: Routledge.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Winarno. (2013). Paradigma baru pendidikan kewarganegaraan. Jakarta: Bumi Aksara.
Yuana, W., & Triwahyuningsih, D. (2014). Partisipasi siswa dalam kegiatan OSIS di SMK Diponegoro Banyuputih Batang Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 4(1), 1–8
